Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Buya Hamka

Pramoedya, Politik, dan Pengajaran Sastra di Sekolah

Saya terlambat mengenal buku-buku Pramoedya. Saya menyukai sastra sejak SMP, dan sering mendengar nama Pramoedya baru beberapa tahun belakangan. Namun, membaca buku Pram, saya berjodoh baru setahun lalu. Di sekolah, sastrawan yang sangat tersohor di luar negeri tersebut tidak pernah disebutkan di sekolah. Dalam pelajaran bahasa Indonesia dalam hal puisi tentu Chairil, Sapardi Djoko Damono, W.S Rendra masih menjadi favorit dalam hal pengajaran puisi. Guru-guru saya lebih banyak menjelaskan sastrawan era Balai Pustaka yang dikelompokkan oleh Jassin. Lebih sering kita diberi tugas untuk menelaah tulisan-tulisan Abdoel Moeis, Sutan Takdir Alisyahbana, Marah Roesli dan seangkatannya. Entah kenapa hal itu terjadi. Saya lulus SMP tahun 2005, dan seharusnya (menurut saya pribadi) di kala itu sudah ada pembaruan untuk materi sastra. Saya baru mendengar nama Ayu Utami dan Eka Kurniawan juga baru belakangan ini. Saman terbit tahun 1998, Cantik itu Luka, pertama kali terbit tahun 2002. Khazana...

Berlaku Adil Sejak Dalam Pikiran

Tidak dipungkiri, setiap kali bertemu seseorang, pertama kali yang kita lihat dari orang tersebut adalah baju apa yang dia pakai, perhiasannya, dan segala sesuatu yang membungkus tubuhnya. Kita mengesampingkan apa yang ada dalam pikiran dan hatinya. Padahal bisa jadi, mereka dengan pakaian sederhana, dan tampak lusuh dari luar, memiliki kekayaan ilmu yang luar biasa. Namun itulah manusia, sibuk mendandani fisik, dan lupa membenahi apa yang ada dalam pikiran dan jiwanya.  Sekali waktu saya pernah mengikuti demo kenaikan upah buruh pada tahun 2014 di Bundaran HI. Menurut Serikat Pekerja kami, upah buruh masih belum layak, dengan biaya hidup di kota metropolitan yang sangat tinggi. Yang saya kesal dari peristiwa itu bukan apa-apa, melainkan hanya sebuah peristiwa sepele, namun hal itu masih melekat kuat dalam ingatan saya. Salah satu sahabat saya yang juga mengikuti demo tersebut, kebelet ingin buang air kecil. Saya pun mengantarnya kemana-mana ke toilet terdekat. Namun apa yang ...